LOGO KEGIATAN HIMMAKA

Logo kegiatan HIMMAKA ketika mengisi liburan semester. TRY OUT dan TRAINING MOTIVATION.

KEGIATAN KECAP

Foto bersama setelah kegiatan KECAP.

FOTO KEGIATAN TRY OUT dan TRAINING MOTIVATION

Foto bersama: Anggota HIMMAKA dan Kepala Dinas Pendidikan .

FOTO KETUM HIMMAKA

FOTO ketum dan yang di belakangnya lagi numpang GAYA AJA.

MAKAN BERSAMA

FOTO makan bersama setelah lelah melaksanakan kegiatan.

EKSIS nieeeee

Numpang eksis akhhh hehehe.

Mengenang BAKSOS

FOTO kegiatan baksos di cipicung .

Rabu, 03 April 2013

KATA KU


Pernah dengar kata ini, “kepentingan diri sendiri itu nomor 2, dan kepentingan bersama akan tetap menjadi nomor 1”. Mengapa? Secara alami kebutuhan diri sendiri adalah kebutuhan yang harus dipenuhi oleh diri sendiri entah bagaimana, cara agar semua itu terpenuhi. Sedangkan kebutuhan bersama adalah tanggung jawab bersama, satu terlihat jelek maka semuanya akan dilihat sama jelekna.
Tak terasa pengabdian yang tak pernah habis dari tahun 2008 sampai saat ini, begitu banyak pengalaman yang membuat diri menjadi lebih dewasa. Sepertinya tak ada tempat lain untuk mendapatkan semua keberuntungan itu, karena semua keberuntungan itu akan selalu menjadi pelajaran sampai hidup ini melangkah pada pertarungan yang sesungguhnya.
HIMMAKA, apa itu? Awalnya seperti sebuah organisasi yang sama dengan yang lainnya, namun ternyata disini bukan hanya sekedar organisasi tapi lebih pantas disebut rumah. Kepribadian, kedewasaan, prilaku dan Semua hal yang membuat arti hidup akan terkisahkan ada disini. Ternyata jalan menuju pengabdian pada masyarakat sangat mudah didapat disini, karena bentuk pengabdian sangat besar nilainya dari pada sebuah kepentingan.

Siapa saja bisa menjadi pemimpin, bahkan menjadi pemimpin diri sendiri sampai menjadi pemimpin semua orang. Selamat dan sukses untuk HIMMAKA Bandung yang akan selalu melahirkan kader-kader berkualitas. HIMMAKA BAKTIKU, BAKTIKU MAJALENGKA

Oleh : Degi Ergiawan

HIMMAKA Post-Edisi 2

KADERISASI


Hal yang harus benar-benar tertanam pada setiap anggota atau kader sebuah organisasi yang pertama adalah komitmen, yaitu sebuah tindakan dalam menjalankan roda keorganisasian, atau sebuah rasa kepercayaan terhadap organisasi yang akan membentuk karakter anggotanya, yang kedua adalah ide gagasan, setelah kita komitmen dengan sebuah organisasi maka akan timbul yang namanya, ide gagasan dari setiap anggota. Kita sepakat bahwa setiap dari kita adalah pemimpin,tapi bagaimana cara mengaplikasikan jiwa kepemimpinan kita kepada orang lain? Maka disinilah peran dari organisasi; untuk mengaplikasikan jiwa kepemimpinan kita. 

Kemudian yang ketiga adalah kohesitas yaitu keterkaitan antara organisasi dan anggotanya, artinya ketika tertanam komitmen dan kemudaian muncul ide-ide gagasan maka lahirlah sebuah keterkaitan yang dimana diakui atau tidak, kita adalah bagian dari sebuah organisasi, sehingga kemana kita melangkah kita selalu membawa nama organisasi. Bila sebuah organisasi mati, maka salah seorang penyebabnya adalah kematian itu. Yang terakhir adalah direct and direct yaitu komunikasi baik secara langsung ataupun tidak langsung. Artinya, komunikasi menjadi sebuah kemestian untuk setiap kader atau anggota sebuah organisasi. 
KECAP adalah satu bentuk komitmen warga Majalengka terhadap HIMMAKA, KECAP Namun sebuah bentuk loyalitas terhadap Himmaka tidaklah selesai hanya dengan mengikuti KECAP.  Tapi setelah itu banyak yang harus dilakukan untuk terus berproses demi tercapainya satu tujuan yang sama yaitu membangun majalengka yang lebih baik. 
Oleh : Taufik Hidayat (Sekbid PAO)

HIMMAKA Post-Edisi 2

Musyawarah Anggota

Musyag, Musyawarah anggota merupakan kegiatan dimana segala hal-hal yang menyangkut suatu organisasi terutama dari segi administrasi dibicarakan, direncanakan dan dimusyawarahkan. Tak hanya itu, semua kegiatan selama satu periode dipertanggungjawabkan. Memang tanpa dipungkiri musyag inipun tidak jauh beda dengan pesta politik. Dimana satu periode kepengurusan berakhir dan akan dibentuk pimpinan dan kepengurusan baru.
Musyawarah anggota bagi HIMMAKA Bandung merupakan kegiatan yang sangat penting karena pada saat musyaglah semua yang berkaitan tentang Himmaka dari mulai AD/ART sampai hasil kinerja kepengurusan dalam satu periode terakhir dipertanggungjawabkan. Seperti halnya pesta politik, kader-kader pemimpin Himmaka telah dipersiapkan untuk memimpin Himmaka dalam satu periode kedepan.
“Musyawarah anggota, lambang politik simpel kangge anggota. Tapi nu paling penting ieu acara mengrupikeun estapeta kepemimpinan kangge Himmaka salajengna”, begitulah menurut dulur Andis yang merupakan salah satu kandidat Himmaka Bandung di musyag 2012 ini.
Mimpi Himmaka Bandung untuk menjadi organisasi yang memiliki eksistensi yang tinggi pada pundak dulur-dulur Himmaka. Eksistensi tersebut tak lepas dari rasa loyalitas Himmaka Bandung untuk lemah cai Majalengka. Ya, semoga saja ini tak hanya sekedar pesta politik, tapi merupakan jalan untuk terus mengibarkan bendera Himmaka Bandung dengan soliditas, semangat dan loyalitasnya.
(Dwi.a/red)

HIMMAKA Post-Edisi 2

Haru Biru Perpisahan Baksos

Kegiatan baksos di desa Cibunut kemarin, memberikan kesan tersendiri, khususnya saya. Walaupun cuaca disana sangat dingin, dan jika dibandingkan dinginnya sedingin Lembang, terlebih keberadaan sinyal yang sangat terbatas sehingga sulitnya melakukan komunikasi menggunakan hp (serasa diisolasi..hhe), tapi itu semua tidak mengurangi semangat dan keceriaan kami dalam mengabdi di desa Cibunut. Dari sekian banyak kegiatan yang kami lakukan disana, hal yang paling berkesan dan sedih adalah saat perpisahan itu tiba. Saat perwakilan dari anak-anak Cibunut menyanyikan lagu andalan dulur-dulur Himmaka Bandung,  “Selamat Jalan Sahabatku”.
Dipertengahan lagu, suasana haru dan isak tangis dari anak-anak, masyarakat seketika menyelimuti acara tersebut. Kebersamaan yang dibangun selama satu bulan bersama masyarakat Cibunut begitu berarti.
Meskipun perpisahan telah terjadi, namun jalinan silaturahmi tidak akan berhenti disana. Terimakasih Cibunut, kau telah memberikan begitu banyak pengalaman baru yang tak bisa kami dapatkan dimanapun.
“Slamat jalan sahabatku, tangan kita kan slalu berjabat” 
(Nurlailla El-Kamil)

HIMMAKA Post-Edisi 1

Selayang Pandang Himmaka Bandung


HIMMAKA Bandung adalah sebuah organisasi kedaerahan mahasiswa Majalengka yang berada di Bandung. Pada awalnya organisasi ini berdiri atas dasar kebutuhan mahasiswa daerah untuk berkumpul atas keberadaannya yang jauh dari kampung
halaman. Tentunya sebagai rumah kedua, organisasi mahasiswa di atas menjadi jawaban untuk menyatukan inspirasi mahasiswa daerah dengan penuh rasa silih asih, silih asah, dan silih asuh, penuh gotong royong dengan basis kekeluargaan, serta saling besar membesarkan sesama mahasiswa daerah dalam bersaing di tengah kompetisi yang tinggi. Atas dasar ini, tanggal 10 Juni 1974, Hendi Suhendi Cs. mendirikan HIMMAKA Bandung..
Seiring dengan dinamika zaman, HIMMAKA Bandung tidak hanya menjadi tempat silaturahmi sesama mahasiswa Majalengka, akan tetapi lebih dari itu. Ia menjadi wahana untuk lebih memahami budaya dan seluk beluk kedaerahan Majalengka, membimbing potensi mahasiswa Majalengka untuk selanjutnya dapat berbakti dan mengabdi pada lemah cai Majalengka.
Disadari atau tidak, mahasiswa Majalengka merupakan pelopor generasi muda bangsa yang selayaknya berdiri paling depan dalam melakukan perubahan di lemah cai Majalengka. Melalui HIMMAKA Bandung yang telah berdiri selama 38 tahun, mahasiswa Majalengka akan cakap berorganisasi, penuh potensi dan kreatifitas,serta siap menjadi generasi muda yang cakap secara sosial dalam hidup bermasyarakat.

(Fresh/red)  

Potensi Daerah


Salah satu kegiatan kemasyarakatan dalam kegiatan baksos kemarin adalah dialog mengenai Potensi Daerah. Dalam mengembangkan potensi daerah, tidak terlepas dari peran sumber daya manusianya dalam mengolah dan mengembangkan sumber daya alam sebagai potensi dan ciri  dari daerah tersebut. Dalam kegiatan baksos Himmaka Bandung (6/7), masyarakat Desa Cibunut mendapatkan kesempatan untuk berdialog langsung dengan pembina Himmaka Bandung bapak HY. Untung, S.Pd. Menurut HY. Untung, S.Pd., Yang biasa disapa mang Untung, dalam mengembangkan potensi suatu daerah ada tiga faktor penting yang harus diperhatikan, yaitu sumber daya alam, sumber daya manusia, dan sumber daya sosial.
Pada dasarnya SDM ini dituntut untuk memiliki kreatifitas sehingga mampu menggali potensi yang dimiliki dan mendapatkan kualitas SDA yang baik. Untuk mendapatkan kualitas SDA yang baik, maka dibutuhkan kualitas SDM yang baik pula, terlebih potensi yang dimiliki desa Cibunut 90% adalah sayuran (SDA).

Berbicara mengenai sumber daya sosial, menurut mang Untung karang taruna dinilai sebagai SDS yang menjadi motor penggerak dalam meningkatkan kualitas, kreatifitas, dan kompetensi SDM dalam menggali SDA sehingga potensi di daerah tersebut dapat dikembangkan tidak hanya untuk masyarakat desanya sendiri, tetapi juga mampu menembus pasar luar. Paradigma masyarakat tentang ketidaksesuaian antara pendidikan dengan pekerjaan yang nantinya akan digeluti  hendaknya segera kita hilangkan. Seperti halnya masyarakat desa Cibunut, menghilangkan paradigma tersebut merupakan tugas pertama yang harus segera dikerjakan karang taruna dalam meningkatkan kompetensi SDM.
Tugas utama kita adalah mampu berfikir dan bergerak untuk meningkatkan kualitas SDA, SDM, dan SDS sehingga mampu menggali potensi daerah kita dan potensi tersebut bisa sampai pada masyarakat luar juga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
(Dwi.a/red)

HIMMAKA Post-Edisi 1

Mengungkap Tabir Cibunut


Dulur-dulur tahu dimana Cibunut??? Sudah seharusnya kita sebagai warga Majalengka yang baik serta cinta tanah air tahu tentang daerah-daerah sekitar Majalengka. Berada di daerah selatan kota Majalengka, dan berada di kaki gunung Ciremai. Desa Cibunut ini merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Argapura. Bisa dibayangkan dengan keberadaannya yang ada di kaki gunung Ciremai, Desa Cibunut ini memiliki pesona alam yang sangat indah dan udara yang masih jarang terjamah oleh udara-udara kotor seperti di kota. Terdiri dari empat blok/dusun, yaitu blok Desa, blok Wetan, blok Kulon, dan blok Cukangsari. Dan Ini merupakan desa dimana Himmaka Bandung melaksanakan Kibar Bakti Sosial 2012.
Ada beberapa hal yang akan membuat kita kagumi dari desa ini, dan ini merupakan nilai potitif dari kualitas sumber daya manusianya.
Pertama adalah budaya gotong royong yang masih terasa kental, sehingga dapat mewarnai, menjaga, serta melestarikan nilai-nilai kehidupan bermasyarakat yang madani, terasa saat pelaksanaan baksos kita kemarin. Kita disambut bahkan dilayani dengan baik dan ramah oleh warga desa Cibunut. Kedua adalah semangat api yang membara tak pernah padam anak-anak cibunut untuk menuntut ilmu meskipun jarak tempuh sekolah sangat jauh dengan tempat tinggal mereka, dan belum adanya sekolah untuk tingkat SMP dan SMA.
Yang ketiga juga tidak kalah menarik, yaitu permainan olah raga bola volly desa tersebut dari anak-anak, remaja, sampai yang tua sangat profesional dalam memainkan si kulit bundar tersebut. Salah Satu tim mereka yang ternama adalah citra (Cibunut terampil), permainan yang khas, smas-smas yang menusuk, servis-servis yang mematikan langkah, dipadu dengan kekuatan yang diolah secara alami serta didukung oleh jampi-jampi yang sangat manjur membuat nama citra pernah diatas awan. Keempat adalah tentang keagamaan, memang secara fakta untuk ilmu keagamaan anak-anak desa Cibunut kurang memadai. Namun dilihat dari sudut pandang pengajarnya yang sangat luar biasa, tanpa lelah memberi ilmu dunia dan akhirat, selalu bersabar dalam mendidik, serta memberikan ilmu dan pengalaman tanpa pamrih. Luar biasa pengorbanan yang diberikan oleh pengajar-pengajar ngaji tersebut, kita do'akan bersama-sama amal perbuatannya dibalas 7 kali lipat oleh Allah SWT.
Yang terakhir yaitu mojang-mojang Cibunut, yang memberikan rasa betah tersendiri bagi dulur-dulur Himmaka saat baksos kemarin. Hal yang benar-benar dikagumi adalah alam yang sangat luar biasa subur, indah, dan udara segar pegunungan. Untuk itulah bukan hal yang sangat asing lagi, jika dalam kegiatan baksos kemarin dulur-dulur Himmaka sering mendapat bantuan khususnya dari hasil panen sayuran. Namun, hal yang sangat disayangkan petani disana selalu menjadi korban ganasnya bandar-dandar sayur, akibat patokan harga yang sering diberikan para bandar dan kurangya manajemen marketing yang baik.
Desa Cibunut sebagai salah satu aset Majalengka yang perlu dijaga dan dikembangkan potensinya. Untuk itu, sebagai para putra daerah kita sudah sepantasnya menjadi pendorong dan penggerak dalam mengembangkannya.
(Arif.Martianto)

HIMMAKA Post-Edisi 1

HIMMAKA Untuk Majalengka

HIMMAKA Bandung sebagai organisasi kedaerahan mahasiswa Majalengka yang berada di Bandung dan senantiasa  tetap memiliki  rasa cinta terhadap lemah cai Majalengka. Sebagai bentuk rasa cintanya tersebut, Himmaka bergerak dan membuktikan bahwa rasa cintanya kepada Majalengka bukan sebagai wacana saja. Dengan tujuan menumbuhkan jiwa sosial dan mengabdikan diri kepada masyarakat, terlebih mengingat mahasiswa sebagai Agent Social of Change, melalui  Himmaka inilah mahasiswa asal Majalengka mencoba memberikan pengabdiannya terhadap masyarakat dan Majalengka dengan diadakannya kegiatan “Kibar Bakti Sosial”.
Kegiatan Bakti Sosial bukanlah hal yang baru bagi dulur-dulur Himmaka Bandung, karena kegiatan ini merupkan agenda tahunan dalam mengisi libur panjang semester genap. Untuk lokasi kegiatannya sendiri dilaksanakan di Desa Cibunut, Kec. Argapura, Kab. Majalengka. Berada di sebelah “kidul” Kab. Majalengka dan berada di daerah pegunungan menjadi daya tarik tersendiri bagi desa Cibunut untuk dijadikan lokasi baksos. Udara dingin gunung Ciremai, dan jarak tempuh yang cukup jauh bukan penghalang yang begitu berarti dalam melaksanakan kegiatan baksos ini. 
Selama kurang lebih satu bulan, yaitu dari mulai tanggal 18 Juni sampai 16 Juli, kegiatan baksos tersebut dilaksanakan. Kegiatan ini juga dilaksanakan berdasarkan salah satu pedoman tri dharma perguruan tinggi yaitu “pengabdian”. Dengan bertemakan “Kawula muda nu ngawangun bangsa ku pangaweruh tur agama” Himmaka Bandung mencoba mengaktualisasikan dirinya untuk Majalengka. Banyak kegiatan yang kami laksanakan di sana baik dari segi kependidikan, keagamaan, dan kemasyarakatan.
Untuk bidang pendidikan, yaitu memberikan bimbingan belajar kepada siwa tingkat SD berupa kursus  Bahasa Inggris, Teknik Informasi, serta membaca, menulis, dan berhitung (CALISTUNG) untuk tingkat KOBER. Bidang keagamaan sendiri dilakukan setelah kegiatan bimbingan belajar yang biasanya dilakukan siang hari, dan untuk sore harinya memberikan pengajaran baca dan tulis Al-qur’an, pengajian, dan Tabligh Akbar. Untuk bidang kemasyarakatan meliputi Diskusi dengan pemuda dan tokoh-tokoh masrarakat.
Selain itu juga diadakan penyuluhan-penyuluhan. Contohnya saja mengadakan dialog mengenai KUKM, Menejerial Karang Taruna, dan Potensi Desa. Ikut berpartisipasi dan mengadakan hiburan, perlombaan-perlombaan dan  kerja bakti bersama masyarakat setempat juga dilakukan untuk lebih berbaur dengan masyarakat dan mempererat rasa kekeluargaan..  
Menurut HY. Untung, S. Pd., selaku pembina Himmaka Bandung, kegiatan bakti sosial ini sangat baik dilakukan karena merupakan bentuk pembelajaran bagi dulur-dulur Himmaka Bandung bagaimana caranya bermasyarakat. “Kegiatan bakti sosial ini dikatakan berhasil apabila memberikan perubahan yang positif bagi masyarakat, khususnya masyarakat Desa Cibunut ini serta bagi dulur-dulur Himmaka Bandung”, ujar mang Untung.
Semoga setelah dilaksanakannya kegiatan bakti sosial ini HIMMAKA Bndung dapat memberikan  perubahan, manfaat dan dorongan semangat membangun kepada masyarakat desa Cibunut.
(Nurlailla/red)

HIMMAKA Post-Edisi 1

Sabtu, 09 Maret 2013

Project Antologi Cerpen

Assalamu'alaikum,
Selamat Pagi dulur-dulur Himmaka sekalian!
Perkenalkan, saya Admin yang baru.

Kali ini, saya akan memberikan sebuah info sekaligus pengumuman bagi dulur-dulur semua.
Dengan meninjau kreativitas beberapa anggota Himmaka yang Hobby menulis, maka Admin beserta Bidang Komedi (Komunikasi dan Media) bekerjasama untuk membuat sebuah Buku Antologi Cerpen yang bertemakan "Aku dan Himmaka". Rencananya, akan diambil 25 Naskah Cerpen yang akan dibukukan ke penerbit.

Untuk pengaturan Naskahnya adalah sebagai berikut :
  1. Ditulis di Ms Word
  2. Panjang Naskah 6-8 Halaman A4
  3. Margin top=3, left=4, right=3, bottom=4
  4. Diketik Font TImes New Roman, 12, spasi 1.5
  5. Batas waktu pengumpulan naskah tidak terbatas, hingga 25 naskah layak terkumpul. Apabila naskahnya sudah mencukupi, akan diseleksi. Kalau dari hasil seleksi masih belum mencukupi target 25 Naskah, maka akan dibuka lagi pendaftarannya.
  6. Contact Person: 089637107827 (Nugie)
 Insya' Alloh naskah yang sudah terkumpul akan ditindaklanjuti ke tingkat penerbit. Jadi, tunggu apa lagi? Buruan Kirim!!

Nantinya, Buku ini akan menjadi Bukti Keberadaan Himmaka Bandung di Mata Dunia, khususnya di Mata Majalengka tercinta . . !

Sabtu, 10 November 2012

Susunan Kepengurusan HIMMAKA Bandung 2012-2013


Dengan terus berjalannya waktu, masa bhakti kepengurusan Himmaka Bandung untuk periode 2011-2012 alhamdulillah telah selesai dan bisa dipertanggungjawabkan dengan semua kinerja yang telah dilakukan dan dicapai selama satu periode penuh. Kader-kader baru kian bermunculan dan naik untuk meneruskan estapeta tongkat kepengurusan di masa bhakti 2012-2013.

Tepat ditanggal 4 November 2012, alhamdulillah dengan penuh dengan rasa bangga dan penuh harap Iji Jaelani menjadi Ketua Umum HIMMAKA Bandung terpilih untuk masa bhakti 2012-2013. Mengusung visi "HIMMAKA BERGEMA" kang iji ini ingin membesarkan HIMMAKA dengan semangat duduluran, yaitu "Bersama-Gemilang-Maju". Pelantikan kepengurusanpun telah dilaksanakan dengan mengucap ikrar janji sebagai awal komitmen pengurus dalam membesarkan HIMMAKA . Berikut adalah susunan kepengurusan Himmaka Bandung untuk massa bhakti 2012-2013:


SUSUNAN KEPENGURUSAN 
HIMMAKA BANDUNG
PERIODE 2012-2013
Ketua Umum            : Iji Jaelani
Sekretaris Umum     : Arief Martianto Suherman
Bendahara Umum    : Dewi Tamilah

1. Bidang Pengembangan Aparatur Organisasi (PAO)
    Ketua Bidang          : Taufik Hidayat
    Sekretaris Bidang   : Titin
    Anggota Bidang      : Ery, Pepi, Tika, Andi, Beti

2. Bidang Nalar dan Intelektual
    Ketua Bidang           : Fahmi Nurul Iman
    Sekretaris Bidang   : Dian Nurjanah
    Anggota Bidang       : Azis, Ica, Dwi Tiara, Riki Rikjan, Mira

3. Bidang Analisis Daerah
    Ketua Bidang          : Irfan Nurohim
    Sekretaris Bidang  : Intan
    Anggota Bidang      : Adi, iis, Anisa, Hana, Devi

4. Bidang Minat dan Bakat
    Ketua Bidang          : Rifelda Fanka El R
    Sekretaris Bidang   : Nur Indah
    Anggota Bidang      : Riki, Noni, Dewi Eka, Dewi Ulfah, Rivan

5. Bidang Kesejahteraan Anggota
    Ketua Bidang          : Lusi Nursifah
    Sekretaris Bidang   : Hani Solihah
    Anggota Bidang      : Risa, Tita, Iwan, Fihri, Windi

6. Bidang Komunikasi dan Media
    Ketua Bidang          : Dwi Aprianti Sumantri
    Sekretaris Bidang   : Euis Rahmawati
    Anggota Bidang      : Nurlela, Lela, Nugi, Yoga, Maya 
(dilantik pada tanggal 9 November 2012)

Mudah-mudahan bisa terus menjaga siloditas dan loyalitas terhadap HIMMAKA untuk lemah cai Majalengka.

_Himmaka Baktiku..Baktiku Majalengka_